Langsung ke konten utama

DROP FADE

Drop Fade adalah salah satu variasi dari potongan fade di mana gradasi panjang rambut "turun" (drop) mengikuti kontur alami kepala. Jika dilihat dari samping, garis fade tidak lurus, melainkan melengkung ke bawah mengikuti lekukan telinga hingga bagian belakang kepala. Ini yang membedakannya dari taper fade atau high fade biasa.

Drop fade memberikan hasil yang lebih halus, natural, dan mengikuti bentuk kepala, sehingga cocok dipadukan dengan berbagai gaya rambut bagian atas.

Ciri Khas Drop Fade:

  1. Gradasi fade:

    • Mulai dari pendek sekali (bahkan sampai skin) di bagian bawah, lalu gradasi naik.

    • Bagian fade “jatuh” ke bawah di belakang telinga.

  2. Tampilan melengkung:

    • Bagian belakang fade mengikuti kontur tengkuk, menciptakan efek melengkung yang halus.

  3. Bagian atas rambut:

    • Sangat fleksibel — bisa dipadukan dengan banyak model seperti:

      • Pompadour

      • Slick Back

      • Quiff

      • Crop Cut

      • Comb Over

      • Man Bun (bila dipakai sebagai bagian dari fade undercut)

Cocok untuk Bentuk Wajah Apa?

  • Wajah Oval → sangat cocok.

  • Wajah Persegi (Square) → drop fade menonjolkan garis rahang.

  • Wajah Bulat → cocok dikombinasikan dengan volume di atas (misal: quiff, pompadour) untuk memberi kesan wajah lebih panjang.

  • Wajah Lonjong → cocok, terutama dengan low drop fade agar proporsi tetap seimbang.


 

Tips Styling Drop Fade:

  • Bagian fade tidak perlu styling, tapi bagian atas rambut bisa ditata sesuai gaya pilihan.

  • Rutin ke barber untuk menjaga garis fade tetap bersih (biasanya 2–3 minggu sekali).

  • Pastikan fade dibaurkan dengan halus agar hasilnya natural.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FRINGE CUT

  Fringe Cut   adalah gaya di mana bagian depan rambut (poni) dibiarkan jatuh ke dahi , sementara bagian samping dan belakang bisa bervariasi (bisa pendek, undercut, fade, atau shaggy). Gaya ini populer di kalangan pria muda, terutama di tren Korean style , E-boy , hingga gaya Indie/Alt . Ciri Khas Potongan Fringe Cut: Fokus utama: poni yang jatuh ke depan (bisa lurus, messy, atau bergelombang). Bagian samping bisa pendek (fade, undercut) atau panjang natural. Gaya ini memberi kesan lembut, kasual, dan youthful . Bisa dikombinasikan dengan crop cut, mullet, two block, atau taper. Cocok untuk Bentuk Wajah: Wajah Bulat (Round Face) Wajah Oval Wajah Persegi (Square Face) Wajah Panjang (Oblong/Rectangle) Wajah Hati / Segitiga Terbalik

TWO BLOCK

Two Block adalah gaya rambut asal Korea Selatan yang sangat populer di kalangan aktor dan idol K-pop. Gaya ini cocok untuk kamu yang ingin tampil trendy, clean, dan versatile . Disebut “two block” karena ada dua bagian rambut yang jelas berbeda panjangnya: Ciri Khas Potongan Two Block: Samping & belakang: Dipotong sangat pendek atau di- undercut . Bagian atas: Dibiarkan lebih panjang, bisa lurus, ikal, atau bertekstur. Bisa dipadukan dengan poni (fringe), belahan tengah (curtain), atau disisir ke belakang. Gaya ini fleksibel — bisa tampil rapi atau messy tergantung penataan. Cocok untuk Bentuk Wajah: Wajah Bulat (Round Face) Wajah Oval Wajah Persegi (Square Face) Wajah Panjang (Oblong/Rectangle) Wajah Hati / Segitiga Terbalik

CURTAIN HAIR

Curtain Hair   adalah gaya klasik yang pernah sangat populer di era 90-an dan kini kembali menjadi tren, terutama di kalangan pria muda dan penggemar fashion Korea atau vintage. Potongan ini memiliki ciri khas belahan tengah atau belahan samping ringan , dengan rambut yang menjuntai di kedua sisi wajah menyerupai "tirai" (curtain). Ciri Khas Curtain Hair Rambut dibelah tengah atau agak ke samping . Panjang rambut umumnya sedang (menyentuh alis sampai pipi). Tekstur bisa lurus, bergelombang, atau sedikit ikal. Gaya ini memberi kesan lembut, artistik, dan stylish . Cocok untuk Bentuk Wajah: Wajah Bulat (Round Face) Wajah Oval Wajah Persegi (Square Face) Wajah Panjang (Oblong/Rectangle) Wajah Hati / Segitiga Terbalik